MINAHASA (Trendingnews.web.id) – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, mengikuti ujian Seminar Proposal Tesis Program Studi Magister (S2) Administrasi Negara, Universitas Negeri Manado (Unima), Jumat (19/12/2025).
Vanda sendiri mengangkat tema proposal yang berjudul “Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting di Kabupaten Minahasa.”
Seminar ilmiah ini diselenggarakan oleh Program Studi S2 Administrasi Negara Unima di bawah pimpinan Dr. Steven Tarore, S.Pd., M.AP, selaku Koordinator Program Studi (Korprodi).

Forum berlangsung dalam suasana akademik yang kritis dan reflektif, ditandai dengan pendalaman konseptual serta pengujian argumentasi kebijakan oleh tim penguji.
Vanda menegaskan bahwa isu stunting tidak dapat dipahami semata sebagai persoalan kesehatan, melainkan sebagai problem kebijakan publik yang menuntut sinergi lintas sektor, konsistensi implementasi, serta keberlanjutan program tingkat daerah.
“Penanganan stunting membutuhkan tata kelola kebijakan yang terintegrasi. Bukan hanya soal intervensi gizi, tetapi bagaimana kebijakan dijalankan secara konsisten, terkoordinasi, dan menyentuh langsung masyarakat,” kata Vanda.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan bahwa setiap kebijakan nasional terkait stunting dapat diterjemahkan secara kontekstual sesuai karakteristik sosial, ekonomi, dan geografis Kabupaten Minahasa.
Korprodi S2 Administrasi Negara Unima, Dr. Steven Tarore, memberikan apresiasi atas kualitas akademik dan penguasaan substansi yang ditunjukkan Wakil Bupati Minahasa selama proses seminar berlangsung.
“Dalam diskusi dan tanya jawab, Ibu Vanda mampu menjawab pertanyaan penguji secara tepat, argumentatif, dan selaras dengan kerangka teoritik administrasi publik serta sesuai substansi,” ungkap Steven.
Seminar proposal ini dinilai menjadi pijakan awal yang kokoh bagi pengembangan penelitian tesis yang tidak hanya memenuhi standar akademik pascasarjana.

Di samping itu, juga berpotensi memberi kontribusi bagi penguatan formulasi dan implementasi kebijakan publik, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Minahasa. (JM)
